Follow by Email

Jumat, 24 Juni 2011

WING BOLT

























MUR DAN BAUT 
 Adalah sistem sambungan yang dapat dibuka tanpa merusak bagian yang disambung dan alat penyambungnya sendiri.
Contohnya sambungan pada konstruksi konstruksi dan alat alat mesin.
Bagian terpenting dari mur dan baut adalah ulir.
Yaitu drat yang diputar disekeliling silinder dengan sudut kemiringan tertentu. Dalam pemakaiannya ulir selalu bekerja berpasangan antara ulir luar dan ulir dalam.


Ditinjau dari segi penggunaannya baut ada 3 jenis:
1. Baut penjepit: Ada baut tanam (contoh: manipul, baut yang memiliki drat atas dan bawahnya, socket set , baut kunci L yang tidak memiliki kepala),  baut tembus dan baut tap Contoh: skrup (biasanya baut ini memiliki ulir lebih kasar dan tajam, dalam penggunaannya tidak dilengkapi dengan mur)
2. Baut untuk pemakaian khusus (contoh: baut pondasi, baut penahan, baut mata/kait, baut T, baut kereta, baut U, dll)


Tampilan luar baut dan mur mewakili material pembuatnya. Lebih detail bisa dilihat dari warnanya. Umumnya yang dijajakan di pasaran, berwarna gelap atau kelabu agak kehitaman, yang menggunakan material baja hitam. Material ini diyakini lebih kuat dari bahan lainnya. Sangat efektif untuk baut pengikat sylinder head atau kruk as. Karena lebih tahan panas mesin dan tidak memuai. Kekuatan material dari baja memang lebih kuat ketimbang besi. Pasalnya proses pembikinan melalui tahap pengecoran, dalam kondisi baja masih cair kemudian langsung didinginkan sehingga tak menimbulkan rongga di dalam. Karena tahan terhadap panas mesin, baut jenis ini lebih tahan pemuaian dan tidak melenting. Bahan pembuat baut dan mur lainnya yaitu besi biasa. baut ini paling banyak ditemukan. Harganya murah, berwarna kuning dan sedikit krom. Bentuk kepalanyapun bermacam-macam. Umum dijumpai berbentuk segi enam biasa, jenis lain menggunakan topi di kepala baut, ada juga yang menggunakan obeng min atau kembang untuk aplikasinya. Beragam perbedaan ini tergantung penempatannya tampilannya. Tapi bahan besi ini lama kelamaan akan pudar warnanya dan berkarat. Material lain pembuat baut dan mur yang kuat dan anti karat tentu saja stainless. Harganyapun lebih mahal dibandingkan baut berbahan baja, walaupun bentuk dan ukurannya hampir sama.
  





  




mur roda

 Bentuk baut sendiri sangat beragam sesuai pemakaiannya. ada yang disebut baut bumper, berbahan pernekel dan bentuknya seperti jamur. Ada juga baut dengan kunci L, baik berbahan baja maupun stainless. Bentuknya yang simple dan rapi sangat disukai. Apalagi kekuatannya dibandingkan dengan yang berbahan baja biasa. Ada juga yang disebut baut flange. Pada baut ini terdapat semacam topi dibagian leher yang berfungsi sebagai ring.Fungsinya mirip dengan baut orisinal yang sudah terdapat ring hanya penggunaannya lebih praktis. 

Mur dan Baut Roda

Khusus untuk bagian roda, umumnya pabrikan mobil mengandalkan mur dengan grade 8.12. Artinya baut dan mur ini memiliki durabilitas mumpuni, kuat meski suhu di atas ambang normal. Umumnya jarak tiap ulir 1,25 mm, berfungsi agar lebih kuat menahan beban saat roda berputar.

Baut Orisinal

Dinamakan begitu karena sudah terpasang dari masing-masing pabrikan. Materialnya dari baja putih yang tahan karat dan sudah terdapat ring untuk menjaga tingkat kekencangan. Ukurannya bervariasi menyesuaikan masing-masing pabrikan.

Mur

Sebagai pasangan baut, mur mutlak tahu betul kapasitas baut. Artinya, berapa diameter dan jarak ulir baut, mur harus menyesuaikan diri. Bentuknya berbeda-beda. Banyak tersedia mur biasa berbentuk segi enam, juga jenis lain dengan topi. Berfungsi agar kekencangan pengikatan lebih kuat. Khusus untuk mur tie-rod, bentuknya seperti bidak benteng catur. Gunanya untuk tempat spi pengunci.

Baut Mesin

Kondisi suhu tinggi pada komponen blok mesin, mengharuskan pemakaian baut dan mur sesuai kebutuhan. Sama halnya dengan mur roda, baut dan mur buat mengikat komponen blok mesin harus mengandalkan grade 8.12. Bahan material minimal menggunakan baja hitam. Memang ada yang mengaplikasi baut dengan grade lebih rendah, 8.8, hanya untuk beberapa mobil lawas macam Toyota Kijang Super.
Bentuk ulir juga terlihat beda. Biasanya kepala menggunakan kunci L dengan grade 12.9. Pada beberapa bagian mesin ada yang membutuhkan jenis baut tertentu. Bodi berbentuk polos di pangkal, serta ulir berada di bagian tengah sampai ujung baut. Kerapatan antar ulir biasanya berjarak 1,5 mm. 
 
Cara Baca
M10x50 8.8 (baja) p 1,5
M = ukuran baut dalam metric
10 = diameter baut dalam millimeter
50 = panjang baut dari leher sampai ujung
1,5 = jarak ulir baut
8.8 = grade atau kelas baut 
(diambil dr berbagai sumber)







Anchor bolt